Beberapa verietas padi menurut agroekosistemnya yang banyak diadopsi petani adalah: A. Padi Sawah Irigasi - Ciherang, Cigeulis, Mekongga, Ciliwung, Cilamaya, Inpari 30, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 36, Inpari 37, Inpari 42 B. Padi Sawah Rawa - Banyuasin, Inpara 1, Inpara 2, Inpara 5, Inpara 7, Inpara 10, Purwa C. Padi Sawah kering
Namun, untuk mengoptimalkan hasil panen, pemupukan yang tepat diperlukan. Berikut ini adalah cara pemupukan padi Inpari 32 yang dapat dilakukan. 1. Pemupukan Dasar. Pemupukan dasar dilakukan sebelum tanam dengan tujuan untuk memberikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman pada awal pertumbuhan.
Sebuah studi menunjukkan hasil bahwa cara pemupukan padi Inpari dengan melakukan pemberian pupuk organik 2 ton per ha berpengaruh baik pada tanaman. Hal ini terjadi karena pemberian pupuk ini berpengaruh pada peningkatan aktivitas cacing tanah dalam mengubah hal atau bahan organik yang ada.
Padi Inpari 32 rentan terhadap serangan hama seperti wereng, ulat, dan tikus. Petani dapat melakukan pengendalian hama dengan cara menyemprotkan insektisida yang sesuai atau memasang perangkap di lahan tanam. Pengendalian Penyakit. Padi Inpari 32 juga rentan terhadap penyakit seperti blas, hawar daun, dan karat.
Gunakan pupuk organik atau pupuk kimia yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pemberian pupuk harus dilakukan secara teratur dan proporsional. Pastikan dosis pemupukan yang diberikan tidak berlebihan agar tanaman tidak rusak. Selain itu, lakukan pemupukan pada waktu yang tepat, seperti saat tanaman memasuki fase pertumbuhan aktif.
.
cara tanam padi inpari 32